Kopilaborasi Jadi Ruang...
23 Mei 2026
dinas komunikasi dan informatika kabupaten sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo
SIDOARJO — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sidoarjo bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo menggelar kampanye antihoaks di Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPM 1 Wonoayu, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali pelajar dengan keterampilan bermedia sosial yang cerdas dan kritis dalam menyaring informasi di era digital.
Pelaksanaan kampanye diikuti sekitar 100 siswa perwakilan kelas 7 dan 8. Para peserta mendapatkan materi mengenai definisi hoaks, dampak penyebaran informasi bohong, serta cara bijak menggunakan media sosial agar tidak menjadi bagian dari penyebar konten yang menyesatkan.
Ketua IJTI Sidoarjo, Pramono Putra, yang juga merupakan jurnalis TV iNews Media Group, menekankan bahwa edukasi hoaks perlu diberikan sejak dini. Menurutnya, kemampuan memfilter informasi akan membantu pelajar menghadapi arus informasi yang sangat cepat di media digital.
“Siswa harus memahami apa itu hoaks dan bagaimana cara mengantisipasi serta menangkal berita bohong agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujar Pramono.
Perwakilan Diskominfo Sidoarjo, Dwi Affuwu Nilam Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak di sembilan lokasi berbeda dalam rangka memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi peredaran hoaks yang meresahkan. Komitmen Diskominfo dalam memerangi hoaks menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda.